Selasa, 06 Maret 2012

Malaikat Tak Bersayap ( Part V )



Hidup itu seperti lautan, yang kadang tenang dan kadang kacau. Dan disaat gua kacau dengan keadaan gua yang sekarang ini gua ngerasa seperti makhluk yang sangat tidak bermanfaat, tapi disisi lain gua juga ngerasa beruntung bisa dapet saat - saat seperti ini, dengan kaya gini gua jadi bisa ngerasa kalau gua ini adalah manusia yang emang bener-bener diciptakan untuk bersikap seperti manuasia, manusia normal dan apa adanya. Banyak di dunia ini yang diciptakan berwujud seperti manusia, tapi kelakuannya melebihi dari seekor binatang #naudzubillah ! Hening, terdiam, merenung, dan meratapi semua kelakuan - kelakuan hina yang pernah gua lakuin. Memejamkan mata dan langsung terlihat disitu ( pernah ) bahwa gua juga ternyata hanyalah seekor binatang, bahkan dengan kata seekor binatangpun itu ga pantas buat gua, itu terlalu bagus buat gua, gua itu lebih dari seekor binatang, gua itu makhluk hina yang pernah ada di dunia ini. Sempet terlintas di dalam pikiran gua, gua selalu bertanya-tanya sama diri gua sendiri, gua ini diciptakan untuk apa? gua hanya bisa mengotori dunia yang sudah kotor ini, gua hanya bisa memperkeruh keadaan di dunia ini, gua ga pantas ada di dunia ini. Penyesalan memang selalu datang di akhir, penyesalanlah yang slalu membayangi gua sampai sekarang ini, disamping penyesalan ada sesuatu yang membuat gua sadar kalau ini adalah sebuah pelajaran yang paling berharga buat gua. Rasa syukur, bersyukur atas semua nikmat dan hikmah yang Tuhan berikan kegua dengan jalan atau cara yang sangat luar biasa ini, mungkin ini memang adalah jalan untuk menuju gua yang lebih, lebih, lebih dan lebih baik lagi, untuk menuju gua yang bisa bermanfaat, gua yang bisa menghiasi dunia ini, gua yang bisa menerangkan dunia ini, gua yang bisa menenangkan dunia ini, Amiiin J. Terima kasih, terima kasih, terima kasih untuk semuanya, ga ada kalimat lain yang bisa gua ungkapkan selain ucapan terima kasih. Senyuman, senyumanlah yang sekarang ini slalu menghiasi hidup gua, senyumanlah yang slalu membuat gua semangat, senyumanlah yang bisa membuat gua lebih berwarna, dan senyumanlah yang bisa membuat gua benar - benar hidup sekarang ini, gua seperti hidup kembali dari kematian yang kemarin sempet gua alamin, gua hidup, dan benar - benar hidup. Di dalam lubang hitam ini terasa ramai, banyak senyuman yang dateng ke gua, gua ga lagi ngerasa kesepian, walaupun gua hanya sendiri disini...

to be continued.......

Tidak ada komentar:

Posting Komentar